Rekaman Removing & Setting Sima Pa Auk Sayadaw Gyi PATVDH-PB Catusacca Sammaditthi MEDAN

REKAMAN SIAP UPLOAD

201805 _Penyambutan Sayadaw U Subhoga & Pa-Auk Sangha

22 menit 08 detik

https://youtu.be/GRRcb3Y06Ak

201805 _Deklarasi Pa Auk Indonesia

30 menit 38 detik

https://youtu.be/VPLB5YWPvCo

201805 Bhante Nanukkamsa Dhamma Talk

1 jam 14 menit 53 detik

https://youtu.be/Cs_XswA8KC4

201805 _Dana Sangha Pa Auk

47 menit 43 detik

https://youtu.be/bszC5ms9foE

TAMBAHAN UPLOAD

201705 _Dhammatalk Ven Angulgamuwe ARIYANANDA di Visakha House Medan

PART 1:

30 menit 11 detik

https://youtu.be/Jq9_9ix16KQ

PART 2:

35 menit 43 detik

https://youtu.be/VEUw0frOA8U

###

Video ini direkam saat acara setting Sima PATVDH-PB

Pa-Auk Tawya Vipassanā Dhura Hermitage PANCUR BATU

Dibimbing oleh:

The Most Venerable Pa-Auk Tawya Sayadaw Gyi Bhaddanta Āciṇṇa, the Abbot and principal teacher of Pa-Auk Forest Monastery, Mawlamyine Myanmar

Tgl: 05 s/d 09 Mei 2018

Bertempat di:

Catusacca Sammādițțhi (pandangan benar atas empat kebenaran mulia)

aka. Pusdiklat Jetavana Arama (Jetavana Forest Meditation Center)

Desa Turin Tonggal, Kec Pancur Batu, Deli Serdang

MEDAN, Sumatera Utara

Video by: Rusli Djoni, Tony Jack & JPS

Audit & Uploaded by: CoRnel [ MedanCharityGroup.com ]

Anumodana telah berbagi info kebajikan Dhamma talk ini

SABDA DANAM DHAMMA DANAM JINATI

Dari semua pemberian, pemberian DHamma-lah yang tertinggi

Nibbanasa Paccayo Hotu

: Semoga kebajikan ini mengkondisikan menuju pencapaian Nibbana.

Sadhu Sadhu Sadhu

Klik LIKE & SUBSCRIBE channel “Medan Charity Group” di:

https://www.youtube.com/channel/UC7y_cBVf7buGhDaXbgzRTMg

With Metta,

CoRnel Tanady

+62822-7707-7011 (Whatsapp)

PS: Save nomor hape ini lalu kirim _nama lengkap Anda_ ke Whatsapp utk dpt info update terakhir 🙏

Bersyukurlah: Jika kita harus mati dalam pembelaan untuk Dhamma, maka itu adalah berharga ~ Ajahn Suchart

_*Jika kita harus mati dalam pembelaan untuk Dhamma, maka itu adalah berharga_*

Dalam membuat keputusan apakah akan tetap tinggal atau pergi, Anda harus melihat masalah sebenarnya. Apakah batin (pikiran) adalah masalah sebenarnya? Ataukah tempat itu masalah sebenarnya? Jika masalahnya adalah batin (pikiran) Anda, maka Anda seharusnya tidak mengubah tempat, Anda harus mengubah cara batin (pikiran) Anda berpikir.

Tetapi jika masalah sebenarnya adalah tempatnya, seperti jika Anda tetap tinggal, Anda akan terbunuh, maka Anda mungkin harus meninggalkan tempat itu. Tetapi jika Anda tetap di suatu tempat, dan orang-orang tidak menyukai kehadiran Anda, dan Anda tidak dapat melakukan apa pun tentang hal itu, maka biarkan mereka sendiri. Selama mereka tidak membahayakan Anda secara fisik, Anda tetap tinggal.”

Upāsikā: “Bahkan ketika keengganan datang dari orang lain?”

Than Ajahn: “Ya karena Anda tidak bisa memaksa mereka bersikap baik kepada Anda atau bersikap baik kepada Anda. Sang Buddha mengatakan bahwa jika orang-orang tidak baik kepada Anda, lihat saja situasi dalam cahaya yang positif. Ketika mereka tidak menyukaimu, bersyukurlah karena mereka tidak menyakitimu. Jika mereka menyakiti Anda, bersyukurlah karena mereka tidak membunuh Anda. Dan jika mereka membunuhmu, bersyukurlah karena kita semua pada akhirnya, akan mati. Jadi, jika kita harus mati dalam pembelaan untuk Dhamma, maka itu adalah berharga (worthwhile).”

###

Translated by CoRnel from below:

In making decision whether to stay on or to leave, you have to look at the real problem. Is the mind the real problem? Or is the place the real problem? If the problem is your mind, then you shouldn’t change the place, you should change how your mind thinks.

But if the real problem is the place, like if you stay on, you’ll get killed, then you might have to leave the place. But if you stay in a place, and people don’t like your presence, and you cannot do anything about it, then leave them alone. As long as they don’t harm you physically, you just stay on.”

Upāsikā: “Even when the aversion comes from the other people?”

Than Ajahn: “Yes because you cannot force them to be nice to you or to be kind to you. The Buddha said that if people are not nice to you, just look at the situation in a positive light. When they didn’t like you, be thankful because they didn’t hurt you. If they hurt you, be thankful because they didn’t kill you. And if they killed you, be thankful because we all eventually, are going to die. So, if we have to die in defense for Dhamma, then it’s worthwhile.”

“Dhamma in English, Apr 5, 2018.”

By Ajahn Suchart Abhijāto

www.phrasuchart.com

Latest Dhamma talks on Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCi_BnRZmNgECsJGS31F495g

Video Rekaman Retret Meditasi Venerable Angulgamuwe Ariyananda Mahathera di Jetavana Mei 2018

Retret Meditasi Jetavana Pancur Batu Medan
Venerable Angulgamuwe Ariyananda Mahathera,
Na Uyana Monastery Sri Lanka
(Theravada Buddhist Forest Monestary)

Dhammatalk ini direkam saat Retret Meditasi 9 hari

Tgl: 10 s/d 18 Mei 2018

Bertempat di:

Pusdiklat Jetavana Arama (Jetavana Forest Meditation Center)

Desa Turin Tonggal, Kec Pancur Batu, Deli Serdang

MEDAN, Sumatera Utara

Dibimbing oleh:

Venerable Angulgamuwe Ariyananda Mahathera,

Na Uyana Monastery Sri Lanka

(Theravada Buddhist Forest Monestary).

Translator: Sayalay Titikkha

Turut dihadiri:

Venerable Janananda Mahathera (Sri Lanka)

Venerable Vasananda (Sri Lanka)

Bhikkhuni Vasana (Suhu Weidao)

Sayalay Titikkha

Video setting by: CoRnel, Tony Jack & JPS

Record by: Elina

Audit & Uploaded by: CoRnel

Anumodana

Nibbanasa Paccayo Hotu

: Semoga kebajikan ini mengkondisikan menuju pencapaian Nibbana.

Sadhu Sadhu Sadhu

With Metta,

CoRnel Tanady

+62822-7707-7011 (Whatsapp)